MY Consulting Center

July 21, 2009

Saham sebagai Pilihan Investasi

Filed under: Finance — Tags: , , — MYCC @ 8:41 am

Ada banyak pilihan obyek yang dapat anda gunakan dalam berinvestasi dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa mendatang. Investasi dapat anda lakukan antara lain menabung, membuka deposito, membeli emas maupun membeli surat berharga seperti saham.
Pada dasarnya semua pilihan investasi mengandung peluang keuntungan di satu sisi dan potensi kerugian atau risiko di sisi lain. Seperti tabungan dan deposito di bank memiliki risiko kecil karena tersimpan aman di bank, tetapi kelemahannya adalah keuntungan yang lebih kecil dibanding potensi keuntungan dari saham.
Untuk investasi pada saham, keuntungan yang mungkin timbul antara lain:
1. Capital Gain
Yaitu keuntungan dari hasil jual beli saham berupa kelebihan nilai jual dari nilai beli saham. Misalnya, sewaktu membeli nilainya adalah Rp 2.000 per lembar saham dan kemudian dijual dengan harga Rp 2.500. Jadi selisih yang sebesar Rp 500 ini disebut Capital Gain
2. Dividen
Merupakan keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Biasanya tidak seluruh keuntungan perusahaan dibagikan kepada pemegang saham, tetapi ada bagian yang ditanam kembali di dalam perusahaan. Besarnya dividen yang anda terima ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Namun, yang perlu dicatat adalah bahwa perusahaan tidak selalu membagikan dividen kepada para pemegang saham tetapi tergantung kepada kondisi perusahaan itu sendiri (khususnya berkaitan dengan keuntungan yang diraih). Artinya jika perusahaan mengalami kerugian tentu saja dividen tidak akan dibagikan pada tahun berjalan tersebut.
Sementara itu, kerugian yang mungkin timbul dari investasi pada saham adalah:
1. Capital Loss
Merupakan kebalikan dari capital gain, yaitu suatu kondisi dimana anda menjual saham yang anda miliki dibawah harga pembelian anda karena takut harga saham tersebut akan terus turun.
2. Risiko Likuidasi
Apabila perusahaan yang sahamnya anda miliki dinyatakan bangkrut oleh pengadilan, atau perusahaan tersebut dibubarkan maka anda sebagai pemegang saham mendapat hak klaim prioritas terakhir setelah seluruh kewajiban perusahaan dapat dilunasi (dari hasil penjualan kekayaan perusahaan). Jika masih terdapat sisa, maka sisa tersebut dibagi secara proporsional kepada seluruh pemegang saham. Namun jika tidak terdapat sisa kekayaan perusahaan, maka pemegang saham tidak akan memperoleh apa-apa. Ini merupakan risiko yang terberat dari pemegang saham.

Yunita Anwar

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: