MY Consulting Center

July 1, 2009

Mengenal Obligasi dan Karakteristiknya

Filed under: Finance — Tags: , — MYCC @ 9:44 am

Seiring dengan penggabungan Bursa Efek Surabaya ke dalam Bursa Efek Jakarta dan kemudian berubah nama menjadi Bursa Efek Indonesia, maka instrumen investasi yang dikelola Bursa Efek Indonesia tidak saja saham, melainkan bertambah yang salah satunya adalah obligasi.
Obligasi adalah surat berharga yang menunjukkan bahwa penerbit obligasi meminjam sejumlah dana kepada masyarakat dan memiliki kewajiban untuk membayar bunga secara berkala, dan kewajiban melunasi pokok utang pada waktu yang telah ditentukan kepada pihak pembeli obligasi tersebut.
Sebagai surat utang, obligasi memiliki beberapa karakteristik, yaitu sebagai berikut:
1. Memiliki Masa Jatuh Tempo.
Masa berlaku suatu obligasi sudah ditentukan secara pasti pada saat obligasi tersebut diterbitkan, misalnya 4 tahun, 5 tahun, 7 tahun, dan seterusnya. Artinya, jika melampaui masa jatuh tempo, maka obligasi tersebut otomatis tidak berlaku lagi.
2. Nilai Pokok Utang.
Besarnya nilai obligasi yang dikeluarkan sebuah perusahaan telah ditetapkan sejak awal obligasi tersebut diterbitkan. Misalnya, PT. A menerbitkan obligasi sebesar Rp 100 Milyar. Umumnya obligasi memiliki pecahan sebesar Rp 50 jutaan. ORI sendiri memiliki pecahan sebesar Rp 5 jutaan.
3. Kupon Obligasi.
Pendapatan utama pemegang obligasi adalah berupa bunga yang dibayar perusahaan kepada pemegang obligasi pada waktu-waktu yang telah ditentukan. Misalnya, dibayar setiap bulan atau 3 bulan sekali atau 6 bulan sekali. Di obligasi, istilah bunga umumnya disebut kupon. Kupon merupakan daya tarik utama bagi para investor untuk membeli obligasi karena kupon tersebut merupakan pendapatan pasti yang diterima pemegang obligasi selama masa berlakunya obligasi tersebut.
4. Peringkat Obligasi.
Risiko dalam berinvestasi di obligasi adalah risiko perusahaan penerbit obligasi tidak mampu memenuhi janji yang ditentukan, yaitu risiko perusahaan tidak mampu membayar kupon maupun tidak mampu mengembalikan pokok obligasi. Agar investor memiliki gambaran tingkat risiko ketidakmampuan perusahaan dalam membayar, maka di dalam dunia surat utang atau obligasi dikenal suatu tingkat yang menggambarkan kemampuan bayar perusahaan penerbit obligasi. Tingkat kemampuan membayar kewajiban tersebut dikenal dengan istilah Peringkat Obligasi. Peringkat Obligasi dikeluarkan oleh lembaga independen yang secara khusus bertugas untuk memberikan peringkat atas semua obligasi yang diterbitkan perusahaan. Semua obligasi yang diterbitkan wajib diberi peringkat sedemikian agar dengan adanya peringkat tersebut maka investor dapat mengukur atau memperkirakan seberapa besar risiko yang akan dihadapi dengan membeli obligasi tertentu.

Martin S. Mulyadi

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: