MY Consulting Center

June 27, 2009

Prosedur Banding atas Surat Keputusan Keberatan

Filed under: Tax — Tags: , — MYCC @ 7:13 am

Dalam artikel sebelumnya, saya telah membahas mengenai bagaimana kita dapat mengajukan keberatan atas suatu produk perpajakan. Pada pembahasan kali ini, saya akan membahas bagaimana apabila kita kurang puas dengan Surat Keputusan Keberatan yang dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Pajak.
Hal yang dapat kita lakukan apabila kita dapat mengajukan permohonan banding kepada Badan Peradilan Pajak atas Surat Keputusan Keberatan tersebut. Adapun dasar hukum dari banding ini adalah UU No 6 tahun 1983 sebagaimana terakhir telah diubah dengan UU No 28 tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (pada pasal 27 dan 27A), serta UU No 14 tahun 2002.
Perlu diketahui bahwa putusan pengadilan pajak merupakan putusan pengadilan khusus di lingkungan peradilan tata usaha negara, dan permohonan banding tersebut harus diajukan secara tertulis dalam Bahasa Indonesia dengan alasan yang jelas paling lama tiga bulan sejak Surat Keputusan Keberatan diterima dan dilampiri dengan salinan Surat Keputusan Keberatan tersebut.
Dalam hal kita melakukan banding, jangka waktu pelunasan pajak atas jumlah yang belum dibayar pada saat pengajuan keberatan tertangguh sampai dengan satu bulan sejak tanggal penerbitan putusan banding. Sementara itu, apabila ternyata permohonan banding kita ditolak atau dikabulkan sebagian perlu diperhatikan bahwa konsekuensinya adalah kita sebagai Wajib Pajak akan dikenai sanksi administrasi berupa denda sebesar 100% dari jumlah pajak berdasarkan putusan banding dikurangi dengan pembayaran pajak yang telah dibayar sebelum mengajukan keberatan.
Putusan Banding akan diambil dalam jangka waktu 12 bulan sejak surat banding diterima (pemeriksaan dengan cara biasa). Putusan Banding ini merupakan keputusan akhir yang mempunyai kekuatan hukum tetap. Atas putusan pengadilan pajak ini, dapat diajukan peninjauan kembali kepada Mahkamah Agung.
Adapun jenis putusan banding dapat berupa:
1. Menolak.
2. Mengabulkan sebagian atau seluruhnya.
3. Menambah pajak yang harus dibayar.
4. Tidak dapat diterima.
5. Membetulkan kesalahan tulis dan/atau kesalahan hitung.
6. Membatalkan.
Atas kelebihan pembayaran pajak berdasarkan Keputusan Keberatan atau Banding ataupun keputusan atas permohonan peninjauan kembali, akan diberikan imbalan bunga dihitung sebesar 2%:
• Atas SKPKB atau SKPKBT dihitung mulai tanggal pembayaran yang menyebabkan kelebihan pembayaran pajak sampai dengan diterbitkannya Surat Keputusan Keberatan, Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali.
• Atas SKPN atau SKPLB dihitung mulai tanggal penerbitan SKP sampai dengan diterbitkannya Surat Keputusan Keberatan, Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali.

Martin S. Mulyadi

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: