MY Consulting Center

June 29, 2009

Komponen Laporan Keuangan (Bagian I)

Filed under: Accounting — Tags: , — MYCC @ 9:22 am

Dalam mengambil keputusan kita untuk berinvestasi pada surat berharga suatu perusahaan, misalnya saham maka keputusan kita tidak terlepas dari membaca laporan keuangan perusahaan tersebut. Artikel singkat ini mencoba untuk membahas mengenai komponen-komponen dari laporan keuangan.

Neraca
Neraca merupakan laporan yang menggambarkan posisi keuangan, yang menunjukkan aktiva, kewajiban dan ekuitas suatu perusahaan pada tanggal tertentu. Dalam neraca, aktiva lancar disajikan terpisah dari aktiva tidak lancar dan kewajiban lancar terpisah dari kewajiban tidak lancar, kecuali untuk industri tertentu yang diatur secara khusus. Aktiva lancar disajikan menurut ukuran likuiditas sedangkan kewajiban disajikan menurut urutan jatuh temponya.
Komponen Utama Neraca:
1. Aktiva
• Aktiva Lancar: Kas dan Setara Kas, Investasi Jangka Pendek, Wesel Tagih, Piutang Usaha, Piutang Lain-lain, Persediaan, Pajak Dibayar Dimuka, Biaya Dibayar Dimuka, dan Aktiva Lancar lain-lain.
• Aktiva Tidak Lancar: Piutang Hubungan Istimewa, Aktiva Pajak Tangguhan, Investasi pada perusahaan asosiasi, Investasi Jangka Panjang Lain, Aktiva Tetap, Aktiva Tak Berwujud, dan Aktiva Lain-lain.
2. Kewajiban
• Kewajiban Lancar: Pinjaman Jangka Pendek, Wesel Bayar, Hutang Usaha, Hutang Pajak, Beban Masih Harus Dibayar, Bagian Kewajiban Jangka Panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun, dan kewajiban lancar lain-lain.
• Kewajiban Tidak Lancar: Hutang Hubungan Istimewa, Kewajiban Pajak Tangguhan, Pinjaman Jangka Panjang, Hutang Sewa Guna Usaha, Hutang Obligasi, Kewajiban Tidak Lancar Lainnya, Hutang Subordinasi, dan Obligasi Konversi.
3. Hak Minoritas
4. Ekuitas
Terdiri dari: modal saham, tambahan modal disetor, selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan/perusahaan asosiasi, selisih nilai restrukturisasi entitas sepengendali, keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari efek tersedia untuk dijual, selisih penilaian kembali aktiva tetap, saldo laba, dan modal saham diperoleh kembali.

Laporan Laba Rugi
Laporan laba rugi merupakan ringkasan aktivitas usaha perusahaan untuk periode tertentu yang melaporkan hasil usaha bersih atau kerugian yang timbul dari kegiatan usaha dan aktivitas lainnya.
Komponen utama laporan laba rugi yang diuraikan di bawah ini menggunakan metode beban fungsional. Bagi jenis-jenis industri, dimungkinkan untuk menggunakan metode lain yang telah ditentukan.
Komponen utama laporan laba rugi diantaranya adalah: penjualan bersih atau pendapatan usaha, beban pokok penjualan, laba (rugi) kotor, beban usaha, laba(rugi) usaha, penghasilan (beban) lain-lain, bagian laba (rugi) perusahaan asosiasi, laba (rugi) sebelum pajak penghasilan, beban (penghasilan) pajak, laba (rugi) dari aktivitas normal, pos luar biasa, laba (rugi) sebelum hak minoritas, hak minoritas atas laba (rugi) bersih anak perusahaan, laba (rugi) bersih, laba (rugi) per saham dasar, dan laba (rugi) per saham dilusi.

Yunita Anwar

About these ads

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Silver is the New Black Theme. Create a free website or blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: